Posted by: Admin Lapakhdpe
produk
Perencanaan yang matang adalah kunci utama dalam membangun sistem irigasi tetes yang efisien dan ekonomis. Sebelum memulai pemesanan di Koesuma Jaya Mandiri, para pemilik perkebunan perlu memahami bahwa kebutuhan pipa HDPE sangat bergantung pada tata letak (layout) lahan dan jarak tanam. Secara umum, sistem ini terdiri dari dua komponen utama: pipa induk (main line) yang membawa air dari sumber, dan pipa sub-induk atau lateral yang mendistribusikan air ke setiap baris tanaman. Menghitung kebutuhan ini secara akurat akan mencegah pemborosan material sekaligus memastikan tekanan air merata di seluruh area.
Sebagai ilustrasi teknis, mari kita asumsikan Anda memiliki lahan seluas 1 hektar (100m x 100m) dengan jarak antar baris tanaman sebesar 2 meter. Untuk kebutuhan pipa lateral (pipa yang sejajar baris tanaman), Anda dapat menggunakan rumus sederhana: panjang lahan dibagi jarak antar baris. Dalam kasus ini, 100m / 2m = 50 baris. Dengan panjang setiap baris 100 meter, maka total kebutuhan pipa lateral mencapai 5.000 meter. Pipa lateral biasanya menggunakan HDPE berdiameter kecil (seperti 20mm), sementara pipa induk memerlukan diameter lebih besar (seperti 2 inci atau lebih) tergantung pada total debit air yang dibutuhkan.
Faktor elastisitas pipa HDPE memberikan keuntungan dalam perhitungan ini, karena Anda dapat meminimalisir penggunaan elbow atau penyambung sudut yang sering kali menambah biaya dan risiko kebocoran. Namun, sangat disarankan untuk melebihkan estimasi sekitar 5-10% dari total panjang pipa sebagai cadangan untuk pemotongan, penyambungan, dan penyesuaian kontur tanah yang tidak terduga. Selain panjang pipa, jangan lupakan komponen pendukung seperti tee, valve, dan end plug yang jumlahnya harus disesuaikan dengan jumlah baris dan pembagian blok irigasi Anda.
Memilih jenis tekanan pipa atau Pressure Nominal (PN) juga krusial dalam estimasi anggaran. Untuk lahan datar, pipa HDPE dengan PN 10 biasanya sudah mencukupi, namun untuk lahan berbukit atau perkebunan yang membutuhkan dorongan pompa tinggi, PN 12.5 atau PN 16 adalah pilihan yang lebih aman. Data dari Plastic Pipe Institute menunjukkan bahwa ketepatan memilih nilai PN tidak hanya menjamin keamanan sistem dari ledakan pipa, tetapi juga mengoptimalkan biaya investasi awal agar tidak terjadi over-specification yang tidak perlu.
Agar perencanaan Anda lebih presisi dan tidak salah langkah, berkonsultasilah dengan tim ahli di Koesuma Jaya Mandiri. Kami tidak hanya menyediakan stok lengkap Pipa HDPE SNI dalam berbagai ukuran dan nilai PN, tetapi juga siap membantu Anda menghitung detail kebutuhan aksesoris sesuai dengan desain lahan Anda. Hubungi Koesuma Jaya Mandiri hari ini untuk mendapatkan penawaran harga terbaik dan solusi irigasi yang paling efisien untuk perkebunan Anda.
Sumber Referensi:
CV Koesuma Jaya Mandiri merupakan distributor di bidang perpipaan.
Pipa, fitting, serta solusi sistem perpipaan yang kami sediakan biasanya digunakan untuk instalasi air bersih, drainase, irigasi, limbah, air panas, pelindung kabel, dan instalasi pipa lainnya.
Dengan komitmen menjadi solusi di bidang perpipaan, kami siap untuk membantu meningkatkan mutu kehidupan masyarakat.
Kepercayaan pelanggan bagi kami merupakan keutamaan. Dengan kerjasama yang baik antara kami dengan berbagai pihak, kami percaya kesuksesan bersama dapat diraih.
Menjadi perusahaan di bidang perpipaan yang terpercaya, terbesar, dan terlengkap di Indonesia.
·Menyediakan produk pipa, fitting, beserta solusinya guna meningkatkan mutu kehidupan di masyarakat.
·Mengutamakan kepuasan pelanggan.
·Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
·Meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh karyawan, lingkungan kerja, serta masyarakat sekitar.
Dapatkan penawaran menarik